fbpx
Jumat, 19 Agustus 2022

Rekomendasi KNKT atas Kecelakaan Bus TransJakarta

hasil diskusi dengan pramudi diketahui mengantuk saat berkendara menjadi salah satu faktor resiko yang kerap dikeluhkan oleh mereka.

6
SHARES
43
VIEWS

Beritalainnya

Gemapos.ID (Jakarta) – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendasikan PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) agar membuat Driver Resource Management untuk memperbaiki tata kelola pramudi bus.

Rekomendasi itu dikeluarkan berdasarkan hasil surveilans dan diskusi dengan pramudi mengenai insiden kecelakaan bus yang terjadi belakangan ini.

“Setiap tahun mereka diberi pelatihan untuk men-‘challange soft’ kompetensi, kemampuan menahan emosi secara bijak,” kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono di Kantor TransJakarta di Cawang, Jakarta pada Jumat (10/12/2021).

Pelatihan serupa sudah sering diterapkan pada manajemen transportasi udara. Namun hal itu belum diterapkan di tubuh TransJakarta.

Soerjanto mengemukakan hasil rekomendasi itu juga akan berpengaruh pada penerapan standar operasional prosedur (SOP) bagi pramudi TransJakarta. Contohnya, selama mengemudi tidak boleh pegang telepon

“Mungkin prosedur seperti itu yang diharapkan bisa dilakukan perbaikan di TransJakarta. SOP itu sifatnya dinamis setiap detik bisa berubah tergantung situasi,” ujarnya,

Berdasarkan hasil diskusi dengan pramudi diketahui mengantuk saat berkendara menjadi salah satu faktor resiko yang kerap dikeluhkan oleh mereka. KNKT akan mempelajari bagaimana solusi mengurangi kantuk kemudi tersebut.

“Mengantuk ini banyak faktor, salah satunya koridor jalan yang sempit. Nanti kita lihat bagaimana jam kerja, bagaimana masalah lain yang berkaitan dengan pengemudi,” ucapnya.

KNKT menyambut baik upaya TransJakarta dalam melihat keselamatan berkendara menjadi prioritas utama.

“Pengalaman saya begitu operator membuka diri terhadap investigasi setelah itu tingkat keselamatannya membaik. Ini yang diharapkan kita melakukan surveilans untuk menemukan resiko,” tuturnya.

Related Posts

Next Post

Terkini