fbpx
Jumat, 19 Agustus 2022

Kabar Penambahan Kasus Covid-19 Varian Omricon di Indonesia

Kasus Omicron tersebut terdeteksi saat pelaku perjalanan internasional yang tiba di Indonesia menjalani karantina 10 hari.

3
SHARES
22
VIEWS

Beritalainnya

Gemapos.ID (Jakarta) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan sebanyak 46 kasus Covid-19 varian Omricon di Indonesia sampai Ahad (26/12/2021). Hal ini diketahui dari pemeriksaan spesimen oleh Badan Litbangkes.

“Kami kembali mengidentifikasi tambahan kasus Omicron 27 orang. Sebagian besar menjalani karantina di Wisma Atlet dan sebagian lagi di RSPI Sulianti Saroso,” kata Juru Bicara (Jubir) Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi di Jakarta pada Ahad (26/12/2021).

Tambahan sebanyak 27 kasus Covid-19 Varian Omricon terdiri dari sebagian besar berasal dari pelaku perjalanan dan didapatkan dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang keluar pada 25 Desember 2021.

Jadi, sebanyak 26 kasus merupakan imported case terbagi atas 25 warga negara Indonesia (WNI) baru pulang dari Malaysia, Kenya, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir, Malawi, Spanyol, Inggris, Turki, dan seorang warga asing dari Nigeria.

Sementara satu kasus positif merupakan tenaga kesehatan di RSDC Wisma Atlet.

Kasus Omicron tersebut terdeteksi saat pelaku perjalanan internasional yang tiba di Indonesia menjalani karantina 10 hari. Beberapa kasus terdeteksi setelah mereka menjalanitiga hari lebih masa karantina.

“Ini menunjukkan karantina 10 hari adalah durasi yang tepat untuk mencegah pasien dengan Omicron menulari pihak lain di luar fasilitas karantina,” ucap Nadia.

Dengan demikian, pintu masuk ke negara melalui jalur darat, laut, dan udara akan diperketat seiring dengan meluas penyebaran varian Omicron. Masyarakat diminta tidak atau menunda melakukan perjalanan ke luar negeri dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah perluasan penularan Omicron

Related Posts

Next Post

Terkini