fbpx
Jumat, 19 Agustus 2022

Ini Dampak Sumur Resapan Bagi Gubernur Anies Baswedan

Program pembangunan sumur resapan sudah dimulai sejak masa Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

3
SHARES
22
VIEWS

Beritalainnya

Gemapos.ID (Jakarta) – Jakarta Research Center (JRC) menyatakan kebijakan pembuatan sumur resapan berdampak terhadap tingkat kepuasan publik kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hal ini beupa penurunan tingkat kepuasannya dari 37,4% menjadi 36%.

Direktur Komunikasi Jakarta Research Center, Alfian P. menyatakan sejak Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, normalisasi sungai untuk mengurangi luapan banjir tidak lagi menjadi prioritas.

Langkah yang digenjot Pemprov DKI Jakarta, yakni membangun sumur-sumur resapan di wilayah Ibu Kota yang menargetkan sebanyak 26.932 titik hingga akhir 2021.

“Di tengah polemik sumur resapan dengan banyaknya keluhan masyarakat, tingkat kepuasan publik terhadap Anies turut amblas,” katanya pada Rabu (22/12/2021).

Pembangunan sumur resapan yang dibangun di badan jalan dinilai oleh publik mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Apalagi, salah satu tutupan sumur resapan itu amblas saat dilintasi mobil politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Isyana Bagoes Oka.

Temuan survei yang dilakukan Jakarta Research Center menunjukkan kepuasan publik terhadap Anies Baswedan hanya sebesar 36%. Sementara itu, ketidakpuasan terhadapnya mencapai 59,6%, sisanya tidak tahu/tidak jawab 4,4%.

Sebenarnya, program pembangunan sumur resapan sudah dimulai sejak masa Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Saat itu Jokowi menghitung perlu sumur resapan hingga dua juta titik untuk mengatasi genangan banjir di Ibu Kota.

Janji Anies Baswedan saat kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 adalah membangun drainase vertikal, yaitu meresapkan air ke dalam tanah, tapi normalisasi atau mengalirkan air ke laut.

“Masalah besar di masa depan adalah kenaikan air laut dan turunnya permukaan tanah, tetapi rencana pembangunan tanggul laut tidak pernah disentuh Anies,” ucapnya.

Sepanjang tahun ini kepuasan terhadap Anies Baswedan selalu berada di bawah 40% juga akibat rentetan kecelakaan yang dialami TransJakarta.

Pembangunan transportasi publik dirintis Gubernur DKI Sutiyoso guna mengatasi kemacetan di Ibu kota. Berbagai moda dibangun seperti MRT dan LRT, sehingga diperlukan integrasi antar-moda.

“Tantangan Anies sangat berat dengan sisa masa jabatan kurang dari setahun, tidak bisa hanya dengan mengklaim prestasi mendapat puluhan penghargaan,” ujarnya.

Survei Jakarta Research Center dilakukan pada 10-15 Desember 2021 secara tatap muka kepada 800 responden mewakili seluruh wilayah di DKI Jakarta. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error berkisar 3,4% dan pada tingkat kepercayaan 95%.

Related Posts

Next Post

Terkini